Mengenal Desktop Environment GNU/LINUX

Assalamualaykum neoreaders, apa kabar? Semoga semua pembaca setia blog neo selalu dalam keadaan sehat.  Aamiin.

Pada kali ini saya masih ingin mengangkat topic mengenai GNU/LINUX, jika sebelumnya saya membahas mengenai Grub2 kali ini saya akan membahas mengenai sedikit ilmu yang saya dapat dari salah satu kursus telegram yang saya ikuti yaitu mengenai Desktop Environment pada GNU/LINUX. Dalam bahasan ini saya menggunakan KDE, yang berarti contoh yang akan saya berikan adalah desktop environment dari KDE.

Pada GNU/LINUX terdapat system dan desktop, dimana 2 hal ini merupakan hal yang berbeda. di mana  GNU/Linux, sistem operasinya disebut GNU/Linux, dan tampilannya disebut desktop environment, nah berbeda halnya dengan windows yang baik system ataupun desktopnya sama, dimana baik system ataupun desktopnya tetap kita sebut windows.

Desktop environment adalah sebuah antarmuka grafis (Graphical User Interface) pada desktop sistem operasi neoreaders semua. Nah, jadi desktop environtment ini adalah tampilan yang ada pada layar laptop neoreaders semua, baik itu panel, menu, kursor, jendela-jendela dan system tray.  jikalau dari neoreaders lelah dengan cli yang hanya berupa tulisan perintah, maka dengan desktop environtment inilah mata neoreaders lebih senang melihat tampilan desktop. :v

Beda distro, beda desktop environtment juga neoreaders. Nah berikut saya tampilkan distro-distro dan desktop environtmentnya.

DISTRO DAN DESKTOPNYA

  1. Fedora : GNOME (https://gnome.org)

GNOME adalah salah satu desktop environtment yang  dapat digunakan di kebanyakan sistem operasi Unix-like, kebanyakan Linux dan OpenSolaris desktop. Salah satu contoh penggunaan desktop environment Gnome ini adalah pada salah satu distro fedora. Desktop environtment ini, tersusun atas beberapa komponen. Nah komponennya adalah GDM + GNOME Shell + Nautilus. Jika neoreaders ingin mengetahui lebih lanjut mengenai desktop ini, neoreaders bisa mengunjungi websitenya di https://gnome.org

Recomended System Requirements Gnome :

  • Required Ram : 768 MB
  • Required Cpu : 400 MHz

 

2. Kubuntu : KDE (https://kde.org)

KDE (K Desktop Environment) adalah desktop environment dan platform pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech. KDE dapat ditemui pada berbagai sistem Unix, termasuk Linux, BSD, dan Solaris. KDE juga tersedia untuk Mac OS X dengan bantuan lapisan X11 dan untuk Microsoft Windows dengan bantuan Cygwin. Contoh penggunaan Desktop Environtment Kde ini adalah pada distro Kubuntu.

Keunggulan utama KDE adalah tampilan yang userfriendly, pengoperasian yang tergolong mudah dimengerti, fleksibilitas, dan kaya akan fitur.  KDE tersusun atas beberapa komponen, yaitu KDM + KWIN WM + Dolphin File Manager + KDE System Settings. Jika neoreaders ingin mengetahui lebih lanjut mengenai desktop ini, neoreaders bisa mengunjungi websitenya di https://kde.org

Recommended System Requirements KDE :

  • Required Ram : 615 MB
  • Required Cpu : 1Ghz

3.  Xubuntu : XFCE

Xfce adalah sebuah desktop environtment yang kencang dan ringan untuk sistem operasi Gnu/Linux. Dirancang untuk produktifitas dan sangat mudah dikonfigurasi dengan tetap mengikuti spesifikasi Freedesktop. XFCE sendiri terdiri atas komponen-komponen berikut, XFWM + Thunar + Settings. Jika neoreaders ingin mengetahui lebih lanjut mengenai desktop ini, neoreaders bisa mengunjungi websitenya di https://xfce.org

Recommended System Requirements Xfce :

  • Required Ram : 192 MB
  • Required Cpu : 300 MHz

4. Lubuntu : LXDE ( http://lxde.org )

LXDE, Lightweight X11 Desktop Environment, adalah sebuah lingkungan desktop yang ringan dan cepat. LXDE dirancang agar ramah bagi pengguna, bertujuan agar penggunaan sumber daya tetap rendah. LXDE menggunakan RAM dan CPU berkemampuan rendah namun tetap kaya fitur sistem operasi. Salah satu contoh penggunaan Desktop environment Lxde ini adalah pada salah satu distro Lubuntu. LXDE terdiri atas Openbox WM + LXPanel + PCmanFM File Manager + LXDE apps. Jika neoreaders ingin mengetahui lebih lanjut mengenai desktop ini, neoreaders bisa mengunjungi websitenya di  https://lxde.org

Recommended System Requirements Lxde :

  • Required Ram : 128 MB
  • Required Cpu : 266 MHz

 

Dari ke-empat desktop environment di atas, neoreaders bisa memilih ingin menggunakan yang mana saja, semakin dipraktekkan sendiri oleh neoreaders, maka neoreaders  akan menjadi lebih tau setiap kelebihan dan kekurangan dari ke-empat desktop environment tersebut, ketimbang hanya berpatokan pada pengalaman orang lain.

Sekian dari saya, salah dan kurang mohon maaf, Assalamualaykum warrahmatullahi wabarakatuh.

 

Sumber :

  1. https://kursusteknoplasma.wordpress.com/
  2. https://zaimwahid.wordpress.com/2012/06/13/mengenal-desktop-environment/
  3. http://linux–indonesia.blogspot.com/2015/07/mengenal-desktop-environment-di-linux_23.html

Published by Neo Telemetri

Neo Telemetri merupakan salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) terbesar di Universitas Andalas Padang yang bergerak di bidang IT (Information n Technology)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.