Adobe Illustrator Tutorial : Membuat Vector Art

Assalamualaikum teman-teman perkenal kan aku ovi dari divisi Multimedia dan Desain.

Nah pada Postingan kali ini, ovi mau sharing mengenai karya yang akhir-akhir ini lebih sering ovi buat dari pada karya lainnya #hahaha yaitu vector. Nah sedikit tentang vector art yang ovi dapat dari salah satu sumber setelah berselancar di internet

Vektor Art merupakan gambar yang terbentuk dari sejumlah garis dan kurva. Kualitas gambarnya tetap baik meskipun diperbesar, karena gambar jenis vektor ini bukan terdiri dari titik. Contoh gambar ini adalah adalah teks dan logo. Perangkat lunak yang sering digunakan untuk mengolah gambar jenis vektor ini adalah CorelDRAW, Freehand, dan Adobe Ilustrator. Monitor biasanya akan menampilkan gambar dalam bentuk piksel, maka semua gambar baik jenis vector maupun bitmap akan ditampilkan dalam bentuk piksel. Gambar ini mengandung unsur matematis seperti arah, ukuran sudut, ketebalan, warna, dan lain sebagainya” (sumber : kaskus)

Nah, ya kira-kira begitu lah. Yuk langsung aja, gimana cara buat vector art? Check this 🙂

  1. Pastikan kamu udah punya foto yang bakal dibuat jadi vector, pada tutorial kali ini kita udah menyiapkan foto salah satu artis Thailand #haha

1Untuk memasukkan foto bisa dengan berbagai cara diantaranya pertama, cukup dengan drag foto ke AI, atau cara kedua buka menu file dan pilih open lalu pilih foto, dan cara ketiga, klik kanan pada foto dan open with Adobe Illustrator

2. Mulai bekerja pada Adobe Illustrator, yaitu dengan Pen tool atau bisa dengan tekan P pada keyboard. Pertama dibuat dulu line art gambar tersebut seperti, tepi gambar,line mata, line hidung, dan rambut. Kira kira akan jadi seperti ini.

2

3. Setelah selesai dengan line art, saatnya memberi fill warna dasar (pastikan layer fill dan line art dipisah agar lebih memudahkan kita) nah hasilnya kira-kira akan seperti ini.

3

Untuk  warna kulit dan mulut, bisa teman-teman cari referensi di google dengan keyword skin palette

4. Selanjutnya memberikan sedikit gradasi warna lain atau shadow pada fill dasar agar terlihat lebih bagus seperti ini. (biasanya digunakan 2-3 atau lebih tingkatan warna agar lebih menarik)

4

5

65. Nah, jika sudah gambar tinggal di export dan projek pun selesai.

Taraaaaaa…

THIRD_Lovewarning_01_850dd

***Tips dari ovi (just take what you need) :

  1. Cari foto yang memiliki resolusi tinggi (tapi kalau mata teman-teman tajam dengan foto yang beresolusi rendah, why not?)
  2. Jangan pernah menggabungkan layer Line art dan Fill (karena apa? Semakin panjang tumpukan layer akan semakin annoying dalam mengerjakan vector)
  3. Lock Layer Foto, dan Layer yang kira-kira tidak ingin diganggu lagi (seperti layer Line Art saat mengerjakan Fill Step) agar pekerjaan kita tidak lari kkesana kemari
  4. Gunakan Keyboard Shortcut dalam bekerja seperti P (Pen tool), Space (Hand tool) Alt+Klik mata (untuk melihatkan garis kerja kita), dan Ctrl+[ atau Ctrl+] (untuk forward backward layer)
  5. Jangan Lupa Save Project kita saat menyelesaikan satu tahap (karena bagi AI yang gak punya Recovery File jika Crash tiba-tiba atau mati tiba-tiba akan sangat menyakitkan guys L )
  6. Give attention to the details, walaupun gak banyak orang yang bakal lihat sampai sedetail-detailnya, tapi kepuasan dari mengerjakan detail itu bakal berasa saat vectornya jadi #hahaha
  7. Hati-hati, sabar, dan tetap berlatih

    cause Practice doesn’t make perfect, Practice reduces the imperfection

  8. Cara lain dapat digunakan untuk membuat vector, ini hanya salah satunya. Teman-teman bisa cari cara buat vector lain yang kira-kira pas dengan teman-teman

Nah, mungkin sekian yang dapat ovi share pada post kali ini, semoga sedikitnya bisa menambah pengetahuan teman teman di bidang vector art. Wassalamualaikum wr. wb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.