ACTION SCRIPT 3.0 PADA ADOBE FLASH

Action Script merupakan bahasa pemrograman yang bekerja di dalam aplikasi Adobe Flash. Action Script ini digunakan untuk membuat animasi atau interaksi. Adanya Action Script inilah yang menjadi kelebihan dari Adobe Flash dibandingkan dengan perangkat lunak animasi yang lain.

Action Script ini bersifat case sensitive, artinya penulisan huruf kapital (huruf besar) dan huruf kecil dianggap berbeda. Kesalahan dalam penulisan  huruf kapital atau huruf kecil akan berakibat error pada program.

Action Script dapat digunakan untuk membuat instruksi berorientasi action (lakukan perintah) dan instruksi berorientasi logic (analisis masalah sebelum melakukan perintah). Kita bisa memunculkan panel Action Script dengan cara menekan tombol F9 pada keyboard.

Sama dengan bahasa pemrograman yang lain, Action Script berisi banyak elemen yang berbeda serta strukturnya sendiri. Kita harus merangkainya dengan benar agar Action Script dapat menjalankan dokumen sesuai dengan keinginan. Jika tidak merangkai semuanya dengan benar, maka hasil yang didapatkan akan berbeda atau file flash tidak akan bekerja sama sekali. Salah satu fungsi Action Script adalah memberikan sebuah konektivitas terhadap sebuah objek, yaitu dengan menuliskan perintah-perintah didalamnya.

Tiga hal yang harus diperhatikan dalam Action Script yaitu:

  1. Event

Event merupakan peristiwaatau kejadian untuk mendapatkan aksi sebuah objek. Event pada Adobe Flash ada empat, yaitu:

  1. Mouse event

Event yang berkaitan dngan penggunaan mouse.

  1. Keyboard Event

Kejadian pada saat menekan tombol keyboard

  1. Frame Event

Event yang diletakkan pada keyframe.

  1. Movie Clip Event

Event yang disertakan pada movie clip.

  1. Target

Target adalah objek yang akan diberikan aksi atau perintah. Sebelum diberikan aksi atau perintah, sebuah objek harus dikonversi menjadi sebuah simbol dan memiliki nama instan. Penulisan nama target pada skrip harus menggunakan tanda petik ganda (” ”)

  1. Action

Pemberian action merupakan langkah terakhir dalam pembuatan interaksi antarobjek.

Action dibagi menjadi dua antara lain:

  1. Action Frame adalah action yang diberikan pada keyframe. Sebuah keyframe akan ditandai dengan huruf a bila pada keyframe tersebut terdapat sebuah action.
  2. Action Objek: adalah action yang diberikan pada sebuah objek, baik berupa tombol maupun movie clip.

 

Referensi:

http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2012/11/BAB_1_Pengenalan-Adobe-Flash.pdf

 

Published by Neo Telemetri

Neo Telemetri merupakan salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) terbesar di Universitas Andalas Padang yang bergerak di bidang IT (Information n Technology)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WordPress spam blocked by CleanTalk.